Social Icons

Pages

Tampilkan postingan dengan label Cerita cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita cinta. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Februari 2017

Cerpen Persahabatan


Cerpen Persahabatan – Antara Kita Dan Cinta
Namaku Fara. Aku punya sahabat yang bernama Fia. Kita memang belum lama bersahabat, tapi, kita sudah sangat dekat. Saat ini kita kelas X SMA. Dan di sekolah kita semua siswa kelas X wajib mengikuti ekskul pramuka. Dari ekskul pramuka inilah aku mengenal kakak senior yang namanya Kak Vano. Orangnya galak, tapi sebenarnya dia baik. Memang saat mengajar pramuka dia terlihat galak, tapi itu dia lakukan supaya adik-adiknya belajar pramuka dengan serius. Genap 1 tahun sudah ekskul pramuka ini berjalan. Itu artinya aku sudah naik kelas XI. Dan di kelas XI ini diadakan seleksi minat bagi yang ingin meneruskan ekskul pramuka, yaitu menjadi senior bagi adik kelasnya nanti. Aku dan Fia mengikuti seleksi ini. Dan setelah beberapa hari mengikuti proses seleksi, aku dan Fia dinyatakan lolos. Dan kita tinggal menunggu diklatnya saja.
Satu minggu kemudian diklat diadakan. Dan diklat ini dilakukan bukan tanpa proses, tetapi masih melalui beberapa penempuhan juga. Penempuhan itu di antaranya seperti mencari bad, mencari seragam, dan lainnya. Penempuhan ini dilakukan 1 hari penuh, dan malam harinya peserta diklat baru diperbolehkan istirahat. Saat jam istirahat semua peserta diklat tidur termasuk sahabatku Fia. Tapi nggak tahu kenapa aku tidak bisa tidur. Dan aku malah ke luar dari tenda dan menuju api unggun. Saat aku ada di dekat api unggun Kak Vano datang.
Aku sedikit takut sih, takut dimarahin karena aku nggak tidur. Tapi ternyata nggak seperti dugaanku, Kak Vano datang ke dekat api unggun karena dia juga tidak bisa tidur. Dan dia malah ngajak aku ngobrol. Dia tanya kenapa aku nggak bisa tidur, dia tanya apa karena aku kecapean, dia tanya bagaimana kesannya ikut diklat ini, dan lainnya. Dan dari itulah aku sadar kalau ternyata Kak Vano itu tidak segalak yang dikatakan teman-teman. Dan aku merasa nyaman ngobrol sama dia, sampai nggak terasa kalau sudah waktunya salat subuh. Lalu Kak Vano pun membangunkan semua peserta diklat untuk salat subuh berjamaah.
Setelah salat subuh kegiatan demi kegiatan dimulai. Dari senam pagi, sampai upacara penutupan diklat. Setelah semua kegiatan selesai semua peserta diklat diperbolehkan pulang. Aku pulang mengendarai sepeda karena rumahku dekat dengan sekolah, tapi aku tidak langsung pulang karena masih menuggu Fia yang belum dijemput. Saat kita nunggu jemputan tiba-tiba Kak Vano datang dan menawarkan untuk mengantar Fia, dan Fia pun mau. Akhirnya mereka pulang bareng, dan nggak tahu kenapa hatiku rasanya nggak enak melihat Kak Vano pulang bareng Fia.
Keesokan harinya seperti biasa aku datang ke sekolah pagi-pagi. Dan tiba-tiba aku disambut dengan suara cetarnya Fia. Dan Fia lansung menarikku ke tempat duduk lalu dia cerita tentang Kak Vano. Dia bilang kalau Kak Vano tanya banyak hal tentangku. Dan Fia bilang Kak Vano suka sama aku. Tapi aku nggak semudah itu untuk percaya, dan aku nggak mau kegeer-an. Siang harinya, saat pulang sekolah dan saat aku mengambil sepeda di tempat parkir aku melihat Kak Vano ada di dekat sepedaku. Dan saat aku mengambil sepeda Kak Vano langsung menghalangiku dan dia bilang ingin mengajakku ke luar setelah pulang sekolah nanti.
Aku bingung jawab mau atau tidak, tapi akhirnya aku jawab mau. Akhirnya pulang sekolah kita jalan, dan setelah sampai di tempat yang kita tuju di situ Kak Vano bilang dia cinta sama aku. Tapi aku nggak bisa langsung memberikan jawaban, aku bilang kalau aku akan menjawab nanti kalau kita mau pulang. Dan hari semakin sore, kita pun bersiap untuk pulang. Dan ternyata Kak Vano nggak lupa dengan janjiku tadi, akhirnya aku harus menjawab dan jawabannya aku juga cinta sama Kak Vano. Akhirnya hari itu menjadi hari jadian kita.
Keesokan harinya, aku datang ke sekolah dan aku langsung menemui Fia untuk menceritakan semua ini, Fia terlihat ikut bahagia mendengar ceritaku. Setelah aku banyak bercerita bel masuk berbunyi, jam pelajaran pun dimulai. Setelah beberapa mata pelajaran selesai saatnya jam pulang tiba. Aku pun langsung berjalan menuju tempat parkir. Di tengah perjalanan aku melihat Fia dan Kak Vano ngobrol serius. Dan tanpa sepengetahuan mereka aku mendekat untuk mendengarkan percakapan mereka. Dan aku mendengar sangat jelas, Fia menyatakan cinta ke Kak Vano. Saat itu juga air mataku jatuh, dan aku nggak bisa menahan langkah kakiku untuk menghampiri mereka.
Aku pun langsung memutuskan hubunganku dengan Kak Vano dan aku putuskan untuk nggak mau ketemu dengan mereka dulu selama beberapa hari. Bukan maksudku menjauhi mereka atau tidak mau berhubungan dengan mereka lagi, tapi aku hanya butuh waktu untuk menenangkan diri saja. Satu minggu kemudian, aku temui mereka. Dan aku jelaskan pada mereka kalau aku hanya menganggap Kak Vano sebagai sahabat seperti aku aku menganggap Fia sebagai sahabatku meskipun aku tahu Kak Vano masih belum bisa terima semua ini. Tapi aku yakin ini yang terbaik, demi persahabatan aku korbankan cinta.
SELESAI

Kamis, 09 Februari 2017

Cinta Yang Pergi

Halo...  Terkadang seorang sahabat atau pacar jika sedang didekat kita dia adalah seorang yang biasa, tapi ketika orang itu pergi dan jauh dengan kita maka kita akan merasakan bagaimana rasa cinta dan rindu terhadapnya. Pembaca loper-koran, admin mau bagi-bagi cerpen cinta romantis yang ditulis dan dikisahkan dari teman kita Yana Rivanika.

Hai teman, nama aku Yana Rivanika... Gue sekolah di SMAN 1 bandung... Gue kelas XI IPA sekarang... Gue punya pacar nama.a Rafael Landry Tanubrata... Mulai tgl 27 Mei 2010.. Gue punya rahasia.. Gue punya penyakit Leukimia dan ngga ada yg tau klo gue sakit Cuma yang tau bisma sahabat gue... Udah sampai disitu dulu ya perkenalannya...


*Senin, 5 Juni 2011..

“Adouh hari senin..” Gue ngeluh pada Bisma...

“Loh emang npha Van...??” kata Bismaaa....

“Gue malas bgt hari nii... Pelajaran jua buat bete..” keluh ku...

“Loh bkn.a kam rajin ya hari senin ...??”

“Ah klo mingu nii malasssss....!!!!” Keluhku makin paaaaannnnjjjaaaannnggg....

“Iyaaaa deeehhh...”


“Van... Vaniii...” teriak cowok yang sedang lariii ....

“Iya sayang ... knpaaaa???...”

“Ntar dulu masih cape...”

“Sabar.... Tarik nafas.. buang...” kata ku sambil mengelus pundak cowo yang gue cinta itu...

“Udah... Sayang ku ini... Knpa kda nunggu aku... Jadi bete kan...” cerutus Rafael..

“Iya deh.. Klo gtu aku deh yg traktir hari ini..”

“Bener??” rafael memastikan...

“Iya...”

“Adouh aku deh yang dikacang’n... klo gtu aku ke kelas dlu ya Van , Raf..”

“Iya maaf yaaa...” Kata kami berduaaaa....


Setelah Bisma pergi kami jadi berdua deh ...


“Sayang...” rayu rafael

“Yaaaaa” kata aku..

“Nanti kita ke suatu tempat yaaa..?”kata rafael sambil mengelus rambut ku...

“Oke.... Tapi jam brapa yang..??” tanya ku ke rafael

“Jam 7 ya sayang,...”kata rafael..


Teng...teng..teng.. Bel pelajaran berbunyi... Aku dan rafael kembali ke kelas.. setelah beberapa pelajaran.. bel pulang pun berbunyi... aku langsung pergi ke parkiran..

Ka’ogan selalu jemput aku tepat waktu..


“Van.. Vani...” Ka’ Ogan panggil aku sambil melambaikan tangan.a..

Aku langsung mendatangi ka’Ogan..

“Sory ya kak tadi lama soal.a tadi aku dipanggil guruku...” bohongku pada ka’ogaan..

“Iyaaa.. cepat masuk.. Kakak mau latihan nii sama anggota sm*sh yang lain...” Kata ka’ogan..

“Siap bosss...”


**************************

@perjalanan..


“Kaaaa... Kalo misal.a aku pergi kakak sedih gaaa...??” kata ku yang langsung nyeplos....

“Ngomong apa sih kamu deee... pastilah kakak sedih.. jangan ngomong gitu lagi yaaa... Kaka gg mau kamu sakit atau apapun.. Cuma kamu yang kaka punyaaa...”

“Iya kak maaf yaaa... Kak boleh gg aku ikut liat kakak latihan.. Kan ada rafael juga kan...?”

“Iya boleh.. Udah kaka siapkan baju ganti km..” Sambil menunjukan baju yang baru kak ogan beli..

“Makasih kak..”


@Tempat latihan..


“Aduh lama banget sih lo gan... Gue lama nunggu tau...!” cerutus Rangga dan reza...

“Sory gue baru jemput Vani...” sambil minta maaf..

“Jangan marahi kk ku gtu donk.. kalian enak gg punya adik...”kataku dengan jutek..

“Iya deh..”

“Loh mana rafael??..” kata aku sambil liat sekeliling..

“Dia masih di WC..”

“Eh ada sayang..” kata rafael keluar dari wc..

“Iyaaa.. aku nunggu kk latihan..kamu latihan yang semangat yaaa..” kata ku sambil nyemangati rafael..

“Okheee...”



Setelah satu jam, Mereka telah selesai latihan...

“Deeee...” ka ogan membanguni..

Tapi Vani gg bangun* jugaaaa... Hingga rafael datang..

“Sayang.. bangun ...”

Tapi tetap vani gg bangun... datang Dicky... dia memeriksa denyut nadinyaaa...

“Eh nii cepat bawa ke rumah sakit.. Denyut nadi.a mulai melemah...” kata dicky memperingati morgan


@perjalanan ke rumah sakit..

“Sayang jangan tinggalkan aku donk... Kamu janji nanti malam kita pergi ketempat yang ku bilang..” nagis rafael..



Semua anggota sm*sh ikut pergi ke rumah sakit dengan mobil ka’ogan..

“Gan, Raf... Gue mau bilank sesuatu..” Kata bismaaa..

“Ngomong apa bis?..”

“Tapi maaf’n gue ya.. gue gg bilank ke kalian... Sebenarnya Vina pernah bilank ke aku kalo dia sakit LEUKIMIA...” kata bisma sambil menundukkan kpala..

“Haaaahhh...”kaget smua di dalam mobil..

“Koq bisa sih bis... Lo gg kasih tau gue...” kata Ogan...

“Kata Vani dia gg ada yang boleh tau ttg penyakitnyaaaa....

“pantas tadi Vani ada rada aneh... Dia bilank ke gue klo dya pergi gue nagis gg...”

“Ah kalian semua jahat ama gue... Knapa gg ada yang mau jujur...” Kata rafael yang sambil nangis...

“Sabar raf... Pasti gg ada yang terjadi aneh* dg vani...” kata Rangga menenangkan...


@Rumah sakit..


Vani dibawa rafael ke ruang dokter...


“Dok tolong sembuhkan vani sayangku ini dok.. Jangan sampai dia pergi..” histeris rafael..

“Sabar nak biar gadis ini kami tangani dulu..”

“Gmna raf dokter dah periksa vani..??” kata ka’ogan

“Belum dia lagi diperiksaaa...”


Rafael mondar-mandir di depan kamar Vani...

“Raf, lo duduk deh...” kata dicky..

“Iyaaa kita berdoa ajha biar gg ada yang terjadi ke Vani..”



Dokter keluar dan mendatangi kami...

“Gimana dok dengan adik kami...??” kata Ilham

“Maafkan kami deee.. Kami sudah melakukan yang terbaik...


Rafael masuk dan membuka selimut yang hampir menutupi wajah cantik.a yang sudah pucat...

“Sayang bangun... jangan bercanda donk..”

“Mavb dek.. Nak vani dah tiada..”



@Pemakaman Vani

Pemakaman telah usai dan semua orang yang nganterin vani telah pulang tinggal Rafael dan Anggota SM*SH yang lain.. gue masih menangis di depan batu nisan yang bernamakan Yana Rivanika..

“Raf ada sesuatu yang ditinggalkan Vani... Kami tinggal dulu yaaa...”kata morgan sambil mengajak kawan* yang lain agar meninggalkan rafael sendiri..


ISI SURAT:


“Rafaelku sayang .. maaf’n aku yaaa... mungkin setelah engkau buka surat ini aku tlah tiada .... Tapi yakinlah selama ku hidup dan menjalani kisah cinta dengan mu itu paling buat ku lebih berharga di dunia ini...Satu tahun jalani cinta dengan ku lebih indah.. Maaf’n aku jga jika ku tak memberi tau ttg penyakit yang aku deritaaa.... Aku tdk mau kalo kamu iba dan perhatian ke aku dengan berlebihan itu yang buatku risih... Rafael meski ku telah tiada ku akan tetap mencintaimu lebih dari apapun.. Klo kamu mau cari pengganti ku silahkan karna ku telah mengecewakan mu... I LOVE YOU Rafael untuk selalu dan selamanya...”


Rafael nangis dan bilank kata terakhirnya..

“Van.. Lo tidak mengecewakan ku... Ku akan tetap menyayangimu selalu..” sambil mencium batu nisan Vani untuk terakhir kalinya.


********TAMAT********

Cinta Sejati

Karya Dina Pertiwi

Cinta sejati. Apakah kalian percaya akan itu? Akan "Cinta Sejati" yang konon katanya dimiliki oleh semua orang? Cinta yang katanya sangat indah dan menyenangkan? Mitos cinta sejati yang terus menerus melolong dihatiku.
***

Kupandangi bingkai biru di tepi tempat tidurku. Aku tersenyum menatap benda yang ada didalam bingkai itu.

Bukan sebuah foto ataupun lukisan. Hanya sebuah kertas lusuh. Kertas catatan PKN yang aku robek dari buku miliknya 2 tahun lalu saat perpisahan SMP. Dia sama sekali tidak tahu aku merobek buku catatanya. Bahkan, mungkin dia tidak mengenalku. Aku hanya satu dari ratusan penggemarnya di sekolah.


Dia bukan artis. Dia adalah siswa tampan dan cerdas di sekolahku. Dia kaya dan pintar dalam bidang olahraga. Sifatnya yang cuek justru menjadi daya tarik bagi para kaum hawa, termasuk aku. Tapi, bisa dibilang, aku tidak terlalu menunjukkan diri bahwa aku menyukainya. Terbukti. Aku tidak pernah menyapa ataupun menegurnya. Aku menyukainya lewat diam.

Bahkan, robekan catatan PKN itu aku ambil diam- diam untuk kenang- kenanganku karena aku tahu dia akan melanjutkan study ke L.A.

Aku kembali tersenyum manis saat melihat robekan catatan itu. Orang bilang, apapun itu, jika memang jodoh, maka dia akan kembali lagi dan lagi. Dan aku percaya dia akan kembali kulihat.

Aku mengeluarkan kertas itu dari bingkainya. Kupeluk- peluk dan kubelai. Ku ajak tertawa dan tersenyum.

Gila. Konyol memang. Setelah puas dengan kegiatanku itu, aku meletakkan kertas itu di atas meja belajarku. Dan...
Syuuuut...
Angin bertiup menerbangkan kertas kenangan itu keluar jendela dan jatuh dipekarangan. Dengan sigap aku keluar rumah dan mengejar kertas itu. Itu adalah satu- satunya milikku yang mampu membuatku mengingatnya.

Saat aku hampir mendapatkanya, angin kembali meniupnya menjauhiku. Argh! Angin ini! Batinku kesal.

Aku kembali mengejar kertas itu. Dan saat aku hampir mendapatkannya kembali...
"Argh!! Sial banget sih?! Malah keinjek lagi!" seruku kesal saat tahu kertas itu di injak seseorang. Orang itu mengambil kertas yang ada di injakannya itu. Aku masih menatap jalanan berdebu dengan kesal.
"Jadi, daritadi kamu ngejar kertas ini ya?" ucap orang itu. Suara bariton yang ku kenal. Ku tengadahkan kepalaku menatap wajah dari si pemilik suara.

DEG!!!
Di... Diakan? Diakan pemilik kertas itu sebenarnya? Vigo. Cowok tampan, keren dan pintar itu... Bagaimana bisa?
"Ma... af. Aku ngerobek kertas itu...."
"gapapa kok Dina. Beneran deh gapapa. Karena, aku juga udah foto kamu diam- diam waktu itu." akunya padaku. Dia... Tau namaku?
"foto?! Diem- diem?"
"Lebih baik, kita nostalgianya ditaman aja deh." ucapnya sambil menarik tanganku ke taman.
***

Aku tidak percaya dengan apa yang aku lihat. Fotoku ada dalam dompet Vigo?
"Aku dulu suka banget sama kamu Dina. Karena, kamu itu satu- satunya cewek yang gak pernah negur aku. Kamu cuek dan aku suka itu." ucapnya sambil tersenyum.
"Dulu, aku berharap bisa kenal dan pacaran sama kamu. Tapi, dekat kamu aja aku udah gemetaran, apalagi ngobrol sama kamu..." ucap Vigo lagi. Lalu dia menatap robekan kertas itu.
"Aku tau kok, kamu ngerobek kertas ini. Cuma aku pura- pura gatau aja. Aku seneng banget waktu kamu robek kertas ini. Karena itu artinya, kamu juga suka sama aku. Iyakan?" ucapnya yang membuatku tersipu malu.
"Ikh... Kok diem aja?" ujarnya sambil mencubit pipiku pelan.
"aku bingung mau ngomong apa..."
"Kamu percaya mitos True Love gak?"
"True Love? Emang ada?" tanyaku.
"mulanya, aku juga gak percaya. Tapi malem ini aku percaya. True Love aku udah aku temuin lagi. Aku suka kamu." ucapnya sambil natap bintang.
"udah jam 12 belom?" tanyanya.
"udah. Udah jam 12 tepat."
"Happy Birthday Dina :). Will you be My True Love?"

Apakah dia menyatakan perasaannya. Tanpa sadar, aku mengucapkan
"yes. I will."
***

Percaya atau tidak, itulah faktanya. Cinta Sejati akan datang. Sejauh dan sesulit apapun, Cinta Sejati akan mencari jalan lagi dan lagi untuk kita temukan. :)

Minggu, 05 Februari 2017

Benarkah Cinta Tak Harus Memiliki

Benarkah Cinta tak Harus Memiliki

 Mencintai orang yang dicintai merupakan salah satu kebahagiaan dalam kehidupan ini. Akan tetapi kebahagiaan itu menjadi tak sempurna Jika Kamu Tidak Memilikinya.

Oleh karena itu demi menyempurnakan kebahagiaan tersebut, banyak orang Rela berkorban mati-matian untuk mengejar Cinta dari orang yang dicintainya.

Sayangnya Cinta bukanlah Pengorbanan dan Rasa Cinta tidak akan muncul begitu saja hanya karena kamu berkorban untuknya. Jika kamu merasa bahagia hanya dengan Mencintainya, lalu untuk apa lagi kamu harus memilikinya?

Memang, kamu bisa saja berusaha untuk memilikinya. Tapi kamu juga harus bisa merelakannya pergi jika orang yang kamu Cintai ternyata tidak mencintai kamu, dalam arti kata lain 'Dia Tidak Ingin Memiliki Kamu'Oleh karena itu lebih baik kamu mencari Takdir Cinta yang lain dimana kamu ditakdirkan Mecintai Seseorang yang Juga Mencintai Kamu, sehingga kamu bisa mendapatkan kebahgiaan yang sempurna.

Jadi mungkin saat ini ada 2 Hal yang bisa kamu lakukan;
  1. Berusaha Memilikinya karena bisa jadi dia juga Mencintai kamu. Dan jika ternyata dia tidak memiliki perasaan yang sama denganmu, maka lebih baik kamu memilih pilihan No 2.
  2. Melupakannya dan Mencari Cinta yang Lain.

Kamu bisa saja tidak memilih No 2, dan lebih memilih untuk tetap mencintainya walaupun kamu sudah tahu jika dia tidak mencintai kamu. Jika memang seperti itu, maka ada 1 Kenyataan yang Harus Kamu Terima;

"Orang yang Kamu Cintai, Berhak Memilih Bahagia Dengan Seseorang yang Dicintainya"

Yah... Pada akhirnya juga kamu harus menerima Luka di Hati. Lebih baik kamu tinggalkan Rasa Cinta yang tidak bisa kamu miliki dan mulai mencari Cinta Sejati yang saling memiliki.




Dicintai Atau Mencintai - Mana Yang Kamu Pilih?

Pilih Dicintai Atau Mencintai
Pernahkah kamu ditanya oleh seseorang tentang pilihan antara Dicintai Atau Mencintai, Lalu apa jawaban Kamu? Bingung?

Tentunya setiap orang mempunyai jawaban dan alasannya masing-masing, dan disini saya akan menjelaskan tentang semua itu. Juga tentang pilihan mana yang sebaiknya kamu Ambil.

Ok! Saya akan mulai dengan pilihan "Ingin Dicintai Tapi Tidak Mencintai"

Dicintai seseorang atau bahkan beberapa orang memang sangatlah Enak dan Menyenangkan, karena segala bentuk kasih sayang akan diberikan oleh orang yang mencintai kamu bahkan tanpa kamu memintanya.

Tapi kerugian besarnya adalah kamu tidak dapat merasakan Indahnya Cinta. Perasaan bahagia yang kamu terima dari orang yang mencintai kamu tidaklah lebih besar dari pada saat kamu Mencintai seseorang.

Kelebihan lain dari pilihan 'Dicintai' adalah kamu tidak akan pernah merasakan yang namanya Sakit Hati, tapi sayangnya kamu juga tidak dapat merasakan Cinta dari orang yang Mencintai kamu. Yang kesemua itu hanya berujung pada 'Kehampaan'

Lalu bagaimana jika kamu memilih "Ingin Mencintai Tapi Tidak Dicintai"

Mencintai seseorang memang akan menjadi sebuah Kebahagiaan dan Warna di hidup kamu.
"Itu Akan Terjadi, Hanya Jika Kamu Mencintai Orang yang Benar"

Dan jika kamu secara kebetulan mencintai orang yang salah, maka kemungkinan besar yang sering kamu dapatkan adalah sakitnya Cinta dan bukan Indahnya. Jadi saat kamu sakit hati, jangan pernah menyalahkan Cinta. Karena sakit hati yang kamu rasakan bisa jadi disebabkan karena kamu "Mencintai Orang yang Salah"

Ya! Memang benar jika semua orang juga ingin mencintai orang yang benar. Tapi yang jadi masalahnya "Cinta Selalu Datang Tanpa Kamu Memintanya" dan Cinta juga terkadang datang tanpa kamu bisa memilih siapa orang yang akan kamu Cintai.
Bukan hanya itu 'Mencintai' juga memiliki resiko besar yaitu 'Sakit Hati' yang dimana sakit ini sulit sekali untuk bisa disembuhkan.

Jadi harus pilih yang mana antara Dicintai Atau Mencintai.
Diantara kedua pilihan tersebut masih ada satu pilihan yang jarang sekali dipikirkan, yaitu pilihan "Saling Mencintai"

Memang pilihan ini jarang sekali didapatkan, tapi bukan berarti kamu tidak bisa mendapatkannya. Kamu masih mempunyai kesempatan untuk bisa mendapatkannya. Caranya akan saja jelaskan sebentar lagi.

Caranya Adalah;
Pertama-tama kamu harus mengetahui dulu bagimana posisi kamu saat ini. Apakah kamu sedang 'Dicintai' ataukah kamu sedang 'Mencintai Seseorang' Jika kamu sedang 'Dicintai' yang harus kamu lakukan adalah Mencoba Membuka Hati Kamu untuknya, karena siapa tau saja ada sesuatu dari dirinya yang bisa membuat kamu Jatuh Cinta.

Dan kalau kamu sedang 'Mencintai Seseorang' sebaiknya tahan dulu perasaan dan harapan kamu kepadanya. Cari tahu dulu Sifat dan Karakternya dengan menggunkan Logika kamu, bukan dengan perasaan kamu.

Jika memang orang yang kamu Cintai itu hanya akan menyebabkan kamu sakit hati di masa depan, lebih baik kamu segera menutup pintu hati kamu dan segera melupakannya sebelum perasaan Cinta kamu terlanjur membesar dan akan lebih sulit lagi bagi kamu untuk melupakannya.




 
Blogger Templates